Perubahan persentase dari nilai awal ke nilai akhir

Bandingkan nilai awal dan akhir dengan perubahan relatif, selisih mutlak, serta faktor pengali.

Kalkulator Perubahan Persentase

Masukkan nilai awal

Masukkan nilai akhir

Nilai yang dibandingkan

Masukkan jumlah semula sebagai «Nilai Awal» dan jumlah setelahnya sebagai «Nilai Akhir». Keduanya harus mengukur hal yang sama dalam satuan yang sama. Selisih mutlak memakai satuan tersebut, sedangkan perubahan persentase dan faktor pengali tidak bersatuan.

Rumus dan satuan

Jika I adalah nilai awal dan F nilai akhir, selisih = F − I, perubahan persentase = ((F − I) ÷ |I|) × 100, dan faktor pengali = F ÷ I. Nilai mutlak pada penyebut menjaga arah selisih saat I negatif. Formulir menolak I = 0 karena perbandingan relatif tidak punya dasar yang dapat dibagi.

Contoh teruji

Untuk I = 80 dan F = 100, layar menampilkan selisih 20, perubahan +25,00%, dan faktor 1,25 (tanda desimal mengikuti peramban). Jika datanya rupiah, selisihnya Rp20; dua hasil lainnya adalah rasio. Perjalanan balik dari 100 ke 80 bernilai −20% karena menggunakan dasar yang berbeda.

Batas penafsiran

Layar membulatkan hasil menjadi dua angka di belakang koma. Saat data negatif atau melewati nol, jelaskan angka awal dan akhir agar label kenaikan atau penurunan tidak menyesatkan. Perubahan dari tingkat 10% ke 9% berarti turun satu poin persentase; perubahan relatif tingkat itu adalah −10%.

Pertanyaan umum

Mengapa perubahan dari 80 ke 100 berbeda dengan dari 100 ke 80?

Penyebutnya berganti: 20 ÷ 80 = 25%, sedangkan −20 ÷ 100 = −20%.

Bisakah nilai awal sama dengan nol?

Tidak. Kalkulator menolak nilai awal nol karena rumus perubahan relatif akan membagi dengan nol.

Sumber

Perhitungan dan sumber ditinjau pada 2026-09-28. Terjemahan menunggu peninjauan penutur asli.